KENTANG:
Quote:
mulai dikenal di Eropa pada abad ke 16. Biasa dipakai dalam menu diet
sebagai pengganti nasi. Tapi tahukah anda kalau kentang ternyata
mengandung racun, baik dalam dagingnya maupun pada daun. Jika anda
mengupas kentang, kemudian melihat semacam garis tipis berwarna hijau itu
mendakan adanya konsentrasi racun glycoalkaloid.
Memang kentang beracun tergolong langka, atau jarang ditemukan.Kentang
beracun bisa bisa menyebabkan kematian. Biasanya awalnya akan terasa
lemas dan serta linglung, setelah sakit beberapa waktu, korban akan koma.
Kasus kematian akibat kentang beracun ini marak 50 tahun lalu di Amerika
Serikat. Korban mati setelah mengkonsumsi kentang hijau.
TOMAT:
Quote:
Hal lain yang menarik tentang tomat, yang mungkin anda jarang dengar
adalah tomat ternyata mengandung racun. Ternyata, tanaman tomat
mengandung bahan kimia yang disebut "Glycoalkaloid" yang menyebabkan
kegugupan ekstrem serta perut mules. Tomat memang dapat digunakan untuk
penyedap rasa pada masakan. Namun sebaiknya, dibuang setelah dimasak,
agar racun tidak ikut meresap pada makanan.
RHUBARB:
Quote:
merupakan tanaman yang kerap dijadikan bahan dasar pembuatan puding.
Tanaman yang mudah tumbuh di rumah ini, mengandung racun pada
daunnya. Daunnya mengandung asam korosif yang jika dicampur dengan air
dan soda, konsentrasinya akan makin tinggi. Tangkainya dapat dimakan (dan
sangat lezat) dan akar sudah dipakai selama di atas 5.000 tahun sebagai
obat pencahar.
APEL:
Quote:
tahukah anda kalau biji apel, ternyata mengandung sianida? Woooww, jangan
kaget. Karena kita tahu kalau sianida sangat mematikan. Hanya saja sianida
dalam biji apel dalam kadar yang sangat rendah. Tapi betapapun rendahnya,
tetap saja yang namanya sianida, berbahaya! Kita kadang memakannya
secara tak sengaja. Namun jangan khawatir, anda tidak akan mati jika hanya
mengkonsumsi biji dari sebuah apel.
Untuk sakit atau bahkan mati, anda harus banyak memakan biji apel itu.
Tidak percaya, coba saja?? Ha..ha..tapi saya sangat tidak menyarankannya!
Jika anda makan apel kemudian menemukan adanya ulat, sebaiknya masukkan
apel itu ke dalam mangkuk yang berisi air garam, karena air garam akan
membunuh ulat.
MUSHROOMS:
Quote:
kita semua tentu pernah mendengar tentang jamur payung (mushroom)
beracun tetapi banyak orang tidak tahu kalau jamur payung beracun itu
adalah yang kita konsumsi sehari-hari. Disebut jamur payung karena
bentuknya seperti payung, kerap disebut juga sebagai poisonous mushroom.
Tapi tidak semua jamur payung beracun, karena kalau kita teliti dan bisa
memilih, ada juga jamur payung yg bisa kita konsumsi. Ada beberapa panduan
untuk memilih jamur payung untuk dikonsumsi; anda harus memilih jamur yg
penutupnya datar, jangan yang atapnya jendol atau menyembul, krn itu yg
beracun.
Tanda lainnya, pilih yg insangnya berwarna merah muda atau hitam. Jangan
yang berwarna putih, krn itu jamur beracun. Perhatikan juga, insangnya harus
menutup bawah atap tidak pada batang.
Tapi ingat ya, ini hanya panduan yg umumnya dipakai untuk menandakan
beracun atau tidaknya jamur itu. Dan, tidak selamanya persis seperti itu. Jadi
hati-hatilah!
CHERRIE:
Quote:
hampir semua orang tahu cherrie. Buah ini memang sangat terkenal, baik
untuk dimasak, untuk pemanis kue, atau untuk minuman keras, bahkan di
makan mentah. Cherrie satu rumpun dengan plum, aprikot, peache. Tapi
tahukah anda bahwa ada bagian dari buah itu yang sangat beracun.
Karenanya mereka yang memproduksi cherrie atau memakannya langsung,
harus berhati-hati, karena salah-salah, racun bisa ikut tertelan.
Racun pada cherrie terdapat pada biji juga daunnya. Hal ini diketahui betul
oleh para pengelola buah cherrie yg langsung membuang biji dan daunnya dan
hanya mengambil dagingnya. Nah buat yg langsung mengkonsumsi cherrie
mentah, hati-hati, jangan langsung memasukkan buah kecil seperti anggur
itu, kedalam mulut anda. Keluarkan dulu bijinya, dan hanya dagingnya yg
dimakan.
Asal tahu saja, kalau anda telanjur mengunyah seluruhnya (buah termasuk
bijinya) akan sangat berbahaya. Bijinya memproduksi racun ganas yakni
sianida hidrogen. So, hati-hatilah!
ALMONDS:
Quote:
salah satu yang paling bermanfaat dan memiliki bentuk biji yang indah. Tapi
almond bukan kacang seperti kebanyakan orang kira. Berbeda dengan yg lain,
orang justru mengambil bijinya untuk dikonsumsi bukan dagingnya. Biji almond
ini punya rasa yang unik dan enak, baik untuk dimasak dan selama
berabad-abad almond (biji) dipakai sebagai bahan dasar pembuatan pastel.
Tapi ada masalah yg harus anda perhatikan, karena almond mengandung
sianida. Sebelum dikonsumsi, biji almond harus diproses dalam suhu tertentu
untuk menghilangkan rasa pahit juga racun di dalamnya. Ada beberapa
negara yang melakukan penjualan almond ilegal, tanpa lewat proses, salah
satunya adalah New Zealand.
CASTOR OIL:
Quote:
tanpa kita sadari sejak kecil kita sudah mengkonsumsi castor oil yang sangat
beracun. Minyaknya ditambahkan pada gula-gula, coklat dan makanan lain,
yang sangat disukai anak-anak, juga orang dewasa. Sampai sekarang hal itu
masih dilakukan, tentunya dalam takaran yang sangat terbatas dan
diperbolehkan.
Tapi kalau ingin memproduksi sendiri, hati-hatilah, karena ini adalah makanan
berbahaya. Racunnya adalah ricin. Karenanya untuk perusahaan yg
memproduksi castor oil diberlakukan peraturan ketat dengan tingkat
keamanan yang tinggi untuk mencegah kematian tak perlu.
Bayangkan saja, satu saja castor oil dikonsumsi manusia akan menyebabkan
kematian, sedangkan empat biji bisa membunuh kuda. Racunnya memang
sangat berbahaya. Dikabarkan, banyak para pekerja yg mengumpulkan biji
castor oil menderita efek sampingan.
POHON ELDERBERRY ATAU MURBEI:
Quote:
cukup dikenal masyarakat. Pohonnya sangat menarik karena bunga-bunga
kecil berkumpul jadi satu. Bunganya biasanya dipakai untuk membuat sopi
manis dan soda. Kadang bunganya dimakan setelah terlebih dahulu
dimasak/digoreng.
Tapi hati-hati lho, di balik kecantikan fisik, tersembunyi bahaya! Akar dan
bagian-bagian pohon murbei sangat beracun dan dapat menyebabkan
masalah hebat pada perut anda. Jadi kalau anda ingin mengkonsumsi bunga
murbei, cukup bunganya saja, jangan bagian lain.
PUFFERFISH ATAU FUGU:
Quote:
masuk jenis ikan-ikanan, di Indonesia makanan ini memang tidak terlalu
dikenal di Indonesia, kecuali di restoran Jepang. Negara matahari terbit ini
memang pemakan ikan segar terbesar.
Namun mengkonsumsi fugu tidak bisa sembarangan karena ikan ini ternyata
sangat beracun. Ada beberapa kasus kematian karena mengkonsumsi ikan ini
secara salah. Hati ikan ini sangat beracun.
Karenanya di Jepang, tukang masak fugu di restoran harus memiliki lisensi
khusus. Mereka harus kursus selama 2-3 tahun untuk bisa memperoleh
sertifikat. Untuk bisa lulus, mereka bukan hanya diuji praktek tapi juga
mengikuti ujian tertulis untuk mengetahui kemampuannya soal fugu. Setelah
itu mendemonstrasikan cara memotong fugu dan mengolahnya.
Banyak yang tak lulus karena memang materi ujian sangat berat. Mungkin
karena risiko yg ditanggung pun berat, makanya tidak gampang orang
memperoleh sertifikat itu.
Hanya daging fugu yang bisa dikonsumsi, selain itu bagian lain memiliki
kandungan racun yang tinggi. Karenanya memotong fugu pun harus hati-hati,
jgan sampai bagian lain ikut terpotong/pecah sehingga mencemari daging.
Di Jepang, fugu adalah satu-satunya makanan resmi yang tak boleh
dikonsumsi kaisar dengan alasan keamanan
Another Wave in Ocean
12 tahun yang lalu
