welcome to my world

Senin, 15 Maret 2010

Saat Diri Harus Beranjak Pergi

Saat Diri Harus Beranjak Pergi

Jiwa meregang...tubuh pun bergetar hebat, berbaur jeritan ketakutan atau linangan air mata bahagia karena ingin bertemu Rabb-nya. Ditarik, dan dicabut dari setiap urat nadi, syaraf,
dan akar rambut. Ini sebuah titah, ia harus kembali kepada pemilik-Nya.
Allahu Akbar…….
janji-Mu telah tiba.
Yaa Robbi.... alangkah sakit nya Perih laksana tiga ratus tusukan pedang, atau Ringan bagaikan sebuah pengait saat dimasukkan dan ditarik dari gumpalan bulu yang basah. Duhai jiwa, seandainya engkau tahu bahwa sakaratul maut itu lebih ngeri dan dahsyat dari semua yang ada.



Sayup terdengar lantunan ayat suci dan sesegukan air mata yang tumpah.
Lalu…. hening berbalut sepi. Semakin hening, bening menggantikan hingar bingar dunia di kala pagi yang penat dan siang yang meranggas.
Diam pun menyisakan kepiluan, kesedihan atau berjuta kenangan.
Dia telah pergi, dan tak akan pernah kembali.
Yaa Allah...inikah kepastian yang telah Engkau tetapkan?


Mana tumpukan harta yang telah terkumpul sekian lama? Pelayan setia, rumah mewah, kendaraan,kebun rindang dan subur, pakaian indah, dan orang-orang tercinta, dimanakah kini kalian berada? Semua telah direnggut kematian, dicampakkan, dan dihempaskannya kenikmatan dunia yang dahulu sangat dielu-elukan.
Adakah segala amanah dapat menuai pahala, duhai Allah. Kegelapan pun menyeruak, hitam pekat laksana jelaga, sungguh mengerikan. sebagian jiwa yang akan berteman dengan amalan jahat hingga tibanya hari kiamat. Mencekam, berbaur jeritan keras memekakkan telinga,
"Jangan Kau datangkan kiamat yaa Allah, sungguh aku disini sudah sangat tersiksa!!!" .

Bagi sebagian lainnya, alam kubur justru membuat bahagia. Berteman amal sholeh yang diibaratkan sebagai manusia dengan paras sangat menyenangkan. Lalu ia pun menjerit, menangis bahagia
"Datangkan hari kiamat sekarang yaa Allah, aku ingin segera ke sana!!!"

Kematian...
Erat menyiratkan takut dan pilu serta lantunan senandung duka.
Menciptakan nada pedih dan gamang yang kadang menghujam iman, hingga hati pun bertanya,mengapa selalu ada perpisahan? Rasa itu menghantam dan menikam pada keluarga yang ditinggalkan. Namun kematian adalah suatu keniscayaan, karena ia telah dijanjikan.
Kematian pun hakikatnya adalah sahabat akrab bagi setiap yang bernyawa.
Sayang, kesadaran itu baru menghentak saat orang yang kita cintalah yang direnggutnya.
Ketika itu auranya begitu dekat, serasa setiap helaan nafas beraroma kematian.

Duhai jiwa... Sadarkah engkau bahwa kelak kuburan adalah tempat
peristirahatan? Sudahkah engkau siapkan malam pertama di sana,
seperti kau sibukkan diri menjelang malam
pertama pernikahan?
Tidakkah engkau tahu bahwa ia adalah malam yang sangat mengerikan, yang membuat orang-orang sholeh menangis saat memikirkannya.
• Kau gerakkan lidahmu untuk membaca kitab suci, tetapi tingkah lakumu tak pernah kau selaraskan.
• Kau kenal setan, tapi kau jadikan teman.
• Kau kejar harta, tapi kau lupa berderma.
• Kau katakan ingin masuk surga, tapi tak pernah berhenti berbuat dosa.


Tak henti-hentinya kau sibukkan dirimu dengan kesalahan saudaramu , padahal engkau pun bukan manusia suci. Saat kau kebumikan sahabat-sahabat yang telah mendahului, mengapa kau mengira dirimu tak akan pernah mati?

Ampuni dosaku...

Duhai Allah...
Engkau yang Maha Mendengar
Dengarkan munajat ini yaa Robbi, berilah kesempatan
untuk kami selalu memperbaiki diri
Jadikan diri ini bersih, hingga saat menghadap-Mu
nanti
Ringankan kematian kami yaa Allah, mudahkanlah duhai …Pemilik Jiwa
Jadikan hati ini ikhlas saat malaikat maut menyapa
Hingga kematian menjadi sangat indah, kematian yang
khusnul khaatimah

amiiin .

pesan ibu

PESAN IBU
Anakku, ketika engkau masih kecil ....
Ibu telah menghabiskan begitu banyak waktu ....
Mengajarkanmu menggunakan sendok, garpu untuk makan
Mengikat tali sepatu, mengancingkan baju, bermain
luncur-luncuran Memakai baju, menyisir ... Setiap
detik bersamamu merupakan kenangan terindah bagi Ibu

Saat ini ...
Ketika Ibu mulai lupa segalanya ... sulit menyambung
kata-kata ...
Berilah Ibu sedikit waktu ... untuk mengingatkannya
kembali
Walaupun... mungkin ibu pun lupa pula apa yang akan
dikatakan ...
Anakku, bukankah dulu kita pernah mengulangnya
terus-menerus
Untuk belajar menyanyi lagu itu
Masih ingatkan bagaimana Ibu selalu ....
berusaha menjawab pertanyaanmu yang lucu-lucu

Saat ini ...
Ketika Ibu selalu mengulang cerita-cerita lama
Bersenandung lagu-lagu lama
Mengertilah ... biarlah Ibu hanyut dalam
kenangan-kenangan ini
Semoga engkau mau menemani .... sesaat ....

Anakku, saat ini ...
Ibu sering lupa mengancingkan baju...
Mengikat tali sepatu ...
Makan ... juga mengotori baju
Menyisir ... dengan tangan gemetar
Janganlah mendesak Ibu
Beri Ibu lebih banyak kesabaran
Asalkan dapat bersamamu ... akan muncul begitu banyak
kenangan

Anakku,
Sekarang kaki Ibu sulit untuk berdiri
Maukah pegang erat tangan Ibu
Menemani Ibu ...
Pelan ...
Seperti tahun-tahun yang lalu
Saat Ibu menemanimu
Berjalan pelan ...
Selangkah demi selangkah ....

Pemuda sekarang ini harus...........................

Pemuda sekarang ini harus...........................
 Dari Ubadah bin Shamit ra., Rasulullah Saw. bersabda,
“Berilah aku dari kalian jaminan dengan enam perkara, niscaya aku akan menjamin kalian dengan surga: jujurlah kalian jika berbicara, sempurnakanlah janji oleh kalian jika berjanji tunaikanlah amanah jika kalian diberi amanah, jagalah kemaluan, pejamkanlah penglihatan, dan tahanlah tangan kalian [dari meminta-minta]”

“Jika engkau tidak malu, berbuatlah sekehendakmu”

tahu engga kamuuu!!!!!!!

Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pemurah, Maha Pengasih dan Maha Pengampun
Tahu engga kamuuu................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Rasulullah S.A.W Bersabda, “Jika kamu membaca 2 kalimah syahadah dengan sekali keyakinan saja, Syurga akan menanti kamu.”
Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Seorang wanita yang membuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian yang ketat, tidak akan mencium wanginya syurga selama lebih dari 500 tahun
Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Debu yang menempel pada diri seorang lelaki ketika melangkah keluar di jalan Allah, tidak hanya api, tapi asap neraka diharamkan untuk seluruh bahagian tubuhnya.”
Rasulullah S.A.W. Bersabda, “Aku hanya mengutuk 3 jenis orang”
1. Orang yang tidak menjaga orang tua mereka ketika tua
2. Orang yang tidak mengambil hikmah dari bulan Ramadhan yang diberkahi
3. Orang yang tidak mengucapkan, 'Sallallahu -Alaihi- Wa-Aalihi Wasallam'
ketika namaku disebutkan.“
Rasulullah S.A.W Bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang selalu memikirkan dan mempersiapkan kematian.

Heran ya.. Betapa mudahnya orang mengabaikan Allah... Dan mereka terheran-heran bagaimana dunia menjadi hancur.
“Mengapa ya.. Kita percaya apa yang tertulis di Qur’an.. tapi mempersoalkan yang tertulis di dalamnya”
“Anehnya... bagaimana setiap orang ingin masuk syurga yang disediakan, tetapi… mereka tidak mempercayai, berfikir, berkata, atau melakukan apapun yang tercantum di Qur’an”
“bagaimana orang bisa berkata ‘Aku percaya Kepada Allah’..tapi masih mengikuti syaitan (…..yang juga percaya kepada Allah)
“Lucu ya.. Kita bisa mengirim ribuan ‘lelucon’ melalui e-mail , facebook , messagge dan mereka menyebar seperti api.. Tapi ketika kamu mulai mengirim pesan tentang Allah, orang – akan berfikir 2 kali untuk menyebarkannya…
“bagaimana orang begitu berbondong – bondong setiap hari Jumat mengingat Allah...tetapi jadi muslim yang tak terlihat di sisa minggunya”
“memang mengherankan… bagaimana kita bisa lebih bimbang akan apa yang orang pikirkan tentang kita...daripada apa yang Allah fikirkan tentang kita”

Cinta???

C I N T A ?????
• Sternberg dan Barnes
Cinta sebagai emosi yang membuat kita ingin berhubungan dengan orang lain melalui beragam cara.
• Hazan & Shaver
Cinta romantis adalah sebuah proses kelekatan – proses menjadi lekat secara emosional pada seorang pasangan romantis.
• Zack Rubin
Cinta adalah sebuah sikap yang diarahkan pada orang lain, dimana seseorang memiliki predisposisi untuk berpikir, merasa, dan bertindak dalam cara tertentu kepada orang itu.

Sternberg terkenal dengan teorinya tentang segitiga cinta yang mengandung komponen:
Keintiman (Intimacy)
Elemen emosi yang didalamnya terdapat kehangatan, kepercayaan (trust), keinginan untuk membina hubungan. Ciri-cirinya antara lain seseorang merasa dekat dengan seseorang, senang bercakap-cakap dengannnya sampai waktu lama, merasa rindu bila tidak bertemu, dan ada keinginan untuk bergandengan tangan atau saling merangkul bahu.

Gairah (Passion)
Elemen motivasional yang didasari oleh dorongan dari dalam diri yang bersifat seksual.

Komitmen (Commitment)
Elemen kognitif, berupa keputusan untuk secara sinambung dan terus menerus menjalankan suatu kehidupan bersama.

BERPIKIR & BERJIWA BESAR

BERPIKIR & BERJIWA BESAR
“Suatu Keberhasilan bukanlah ditentukan oleh besarnya otak seseorang melainkan oleh
besarnya Cara Berpikir Seseorang”
BERPIKIRLAH BESAR DAN ANDA AKAN HIDUP BESAR
Pedoman Mengokohkan Kepercayaan Diri
1. Berpikir sukses, jangan berpikir gagal
2. Ingatkan diri secara teratur, bahwa anda lebih baik dari yang anda kira
3. Percaya adanya hal yang besar
Sembuhkan anda dari penyakit “alasan” kegagalan
1. Alasan Kesehatan
2. Alasan Intelegensi / kurang cerdas
3. Alasan usia (Tidak ada gunanya, saya terlalu tua.....)
4. Alasan nasib (“....Tetapi kasus saya lain, saya mendapat nasib buruk.”)

Menaklukan alasan kesehatan
 Jangan berbicara tentang kesehatan anda
 Jangan khawatir kesehatan anda
 Bersyukurlah secara tulus, bahwa kesehatan anda baik sebagaimana adanya
 Ingatkan selalu diri anda : “Jauh lebih baik, letih karena bekerja daripada letih karena menganggur”

Menaklukan alasan intelegensi
 Jangan meremehkan diri Intelegensi anda dan menganggap terlalu tinggi intelegensi orang lain
 Ingatkan selalu diri : “Sikap saya lebih penting dari intelegensi saya”
 Ingatkan bahwa kemampuan berpikir jauh lebih bernilai daripada kemampuan mengingat fakta
Menaklukan alasan usia
 Lihat usia anda sekarang secara positif
 Hitung berapa banyak waktu produktif yang masih anda miliki
 Investasikan waktu masa depan dalam mengerjakan apa yang benar-benar ingin anda kerjakan
Menaklukan alasan nasib
 Terimalah hukum sebab akibat
 Jangan suka menjadi orang yang suka berangan-angan kosong
Bagaimana
Berpikir & Berjiwa Besar
1. Taklukan kebiasaan mencela diri
2. Gunakan kosakata pemikir besar. Gunakan kata-kata yang lebih ceria, besar dan cerah
3. Bentangkan Visi Anda. Lihat kemungkinannya bukan hanya apa yang ada
4. Dapatkan pandangan yang besar mengenai pekerjaan anda
5. Jangan berpikir tentang hal-hal yang sepele

mengenal pribadi seseorang

Bagaimana Mengenal Kepribadian Seseorang ???
Tahukah Anda, ternyata mengetahui sifat-sifat seseorang yang belum kita kenal tidak sesulit yang kita duga. Banyak cara yang bisa dilakukan. Selama ini banyak hal yang dilakukan orang untuk mengukur atau mengetahui sifat dan tabiat seseorang, baik itu lewat gaya bicara, pakaian yang dikenakan, warna atau makanan kesukaannya, bentuk tampangnya, ataupun lewat zodiak/bintangnya, bahkan dengan cara yg canggih seperti melalui MTD Workshop, Management & Organization Profiling dsb.
Di bawah ini ada alternative yang sama sekali lain dari yang lain ….
Yaitu dengan cara mengamati sikap kentut seseorang. Ternyata cara kentut seseorang menunjukkan sifat-sifat dan keadaan orang tersebut.
Mari kita mencoba, termasuk orang yang bagaimanakah Kita ???
1. Orang yang Jujur
Orang yang mengaku kalau habis kentut.
2. Orang yang Tidak Jujur
Orang yang kalau kentut terus menuduh orang lain.
3. Orang yang Sabar
Orang yang menahan kentutnya sendiri
4. Orang yang Pede (Percaya Diri)
Orang yg kentutnya kenceng tanpa rasa bersalah
5. Orang yang Kejam (Sadis)
Orang yang sesudah kentut lantas mengibas-ngibaskan sarungnya ke orang lain.
6. Orang yg suka menteror (teroris)
Orang yg kentutnya tak bersuara tapi baunya minta ampuuuun.
7. Orang yang Pemalu
Orang yang kalau kentut tidak bunyi tapi merasa malu sendiri.
8. Orang yang Strategis
Orang yang menyamarkan kentutnya dengan cara kentut sambil tertawa-tawa.
9. Orang yang Bodoh
Orang yang sehabis kentut terus menarik nafas dalam-dalam untuk mengganti angin yg keluar.

10. Orang yang Hemat
Orang yang mencadangkan kentutnya (dikeluarkan sedikit-sedikit).
11. Orang yang Pelit
Orang yang senang mencium kentutnya sendiri.
12. Orang yang Ramah
Orang yang suka mencium bau kentut orang lain.
13. Orang yang Kreatif
Orang yang senang kentut di dalam air, biar bisa bunyi "blekuthuk-blekuthuk"
14. Orang yang Sok Kuat
Orang yang kalau kentut sambil ngeden sekuat-kuatnya.
16. Orang yang Pintar
Orang yang bisa hafal bau kentut orang lain.

17. Orang yang Sial
Orang yang merasa mau kentut tapi ternyata yang keluar …… ampasnya.

Senin, 08 Maret 2010

New Comer

sebenarnya aq sudah punya blog,, tapi karena udah lama ga pernah tabuka jadi lupa dech paswordnya....akhirnya aq buat lagi dengan format dan rasa yang baru
silahkan menikmati...
itu saja sambutan dari saya
terima kasih